Tuesday, April 26, 2011

Week 11

Rabu, 13 April 2011


Hari yang biasa sampai tiba2 Belinda menelponku dan menceritakan tentang sesuatu yang gawat di KK. Malamnya ada OSG, bahas tentang rumah cukup lama, sekitar 20 menitan, detail2 tentang rumah diberesin. Setelah itu ngomongin tentang Hagai dan tentang persekutuan ISCF dan PP yang terlalu dingin.


Kamis, 14 April 2011


Lab tentang Filtration, lab yang cukup sulit, banyak kegagalan yang membuat eksperimen harus diulang. Yah, cukup memakan waktu untuk lab terakhir di NTU. Sorenya ada kuis Advanced Reaction Engineering yang nggak dipelajari sama sekali karena rencananya MC examnya. Alhasil kuisnya jadi ngaco banget, ga bisa ngerjain.

Malamnya setelah kuis anak2 NTU GRIIS nonton bareng film Shawshank Redemption. Film ini sangat bagus, menceritakan tentang seorang bankir yang dihukum penjara karena dituduh membunuh istrinya dan selingkuhannya, padahal dia tidak membunuh sama sekali. Setelah itu dia dimasukkan ke penjara Shawshank, di mana seluruh penjara berisi orang-orang yang ditahan seumur hidup. Kehadirannya di penjara berhasil membuat orang-orang mengecap sebagian dari kebebasan, seperti tingkahnya menawarkan untuk mengurusi pajak seorang sipir penjara ditukar dengan bir bagi teman-teman penjaranya, atau memutar lagu Marriage of Figaro dengan mikrofon di penjara. Dalam diskusi film ini, orang2 mengalegorikan dia sebagai Yesus yang dikirim ke dunia orang berdosa untuk memberikan kecapan surga kepada orang berdosa. Tapi bagiku, film ini membuatku belajar tentang apa arti menjadi orang Kristen yang harus menjadi garam dan terang bagi dunia. Langkah-langkah yang dia lakukan bukan hal-hal yang klise, atau hebat, tapi hal sederhana yang sesuai dengan kemampuan dia.





Jumat, 15 April 2011


Hari ini menonton presentasi GV17 dari Ebi dan Annesha. Ebi menyanyikan dengan sangat baik, walaupun Annesha tampak sangat tegang dan tidak begitu siap, namun mereka berdua telah memberikan duet yang sangat menyenangkan. Di bawah ini adalah videonya.


http://www.youtube.com/watch?v=Vur54-9zo90&feature=player_embedded#at=293


Aku kemudian mengkaitkan GV17 dengan film Shawshank kemarin. GV17 seolah-olah menjadi sebuah ‘kecapan surga’ di tengah-tengah ‘penjara NTU’. Ketika masuk kembali ke kelas GV17, walaupun sebagai orang asing, aku benar-benar merasa bahwa beginilah proses belajar yang seharusnya, di mana orang-orang belajar bukan untuk mendapat nilai, dan guru mengajar juga bukan untuk dapat gaji, tapi semua orang belajar bersama dan berbahagia bersama. Mungkin aku terlalu bias karena ini pelajaran nyanyi, nggak ngerti juga gimana pelajaran Engineering bisa dibikin sebegini menyenangkan. Kuharap Ebi juga bener-bener menikmati waktunya di GV.

Malamnya ada workshop dan sedih karena cuman 2 orang freshie yang datang. Sungkan sekali sama Ci Mel ☹ Aku bingung apakah alasannya karena Master Class maka freshie2 dari GRII ga datang, atau gimana. Tapi gawat dong, masa freshie dari GRII semua?

Sepulang workshop, aku, Carlo, Agus, dan Kirchof ngobrol tentang kegiatan masing-masing. Hari itu aku pertama kali berbicara banyak hal dengan Carlo dan bisa melihat kedekatan dia dengan Tuhan seperti yang pernah dibilang Rendi. Dia benar-benar orang yang menjalankan komitmennya dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Dia pernah mengalami beberapa masalah di PINTU yang membuatnya sulit, tetapi keputusan-keputusan yang dia ambil membuatku salut.

Hari itu juga aku tertusuk-tusuk ketika Kirchoff cerita tentang Icil yang ga bisa bangun ketika kuis, kemudian bingung apakah harus mengambil MC dan bohong, atau dibiarkan saja. Ketika dia tanya professor pun, profnya berkata bahwa tidak ada peraturan bahwa MC di NTU harus MC yang jujur. Apaan guru semacam itu, ngajarin murid bohong. Mungkin paper-paper hasil research dia juga bohong. Akhirnya Icil mutusin buat nggak MC dan membuatku juga memutuskan untuk tidak MC Ampas Advanced Reaction Engineering yang menyebalkan. Makasih Icil ^^

Setelahnya, Kirchoff bercerita tentang gurunya yang bilang bahwa dunia akademis tidak memberikan dia kebahagiaan sama sekali. Kirchoff mulai memikirkan kembali apakah dia akan terus lanjut di dunia akademis/research, atau banting stir ke dunia engineering dan industri. Setelah itu, pembicaraan berlanjut dengan rencana untuk membuat KM Ngobrol yang ingin diisi dengan pembicaraan2 mengenai masalah-masalah praktis yang ditinjau dari sudut pandang Kristen, misalnya etika, moral, pendidikan, ekonomi, politik, pacaran, kebudayaan, dan lainnya. Mimpi yang besar dari awal semester, tapi gagal diwujudkan. Semoga tahun depan bisa diwujudkan dan anak-anak ISCF bisa lebih mikir dan terbantu dengan masalah2 yang ada di sekitar mereka.


Sabtu, 16 April 2011


Hari ini rencana latihan EngSoc, tapi sangat nggak produktif sekali. Nina tanya-tanya tentang kenapa harus beragama, kenapa aku pilih jadi orang Kristen sedangkan Edward Katolik, dan lain-lain. Aku ajak dia ke KKR, semoga mau.

No comments:

Post a Comment